Senin, 13 Juli 2009

MUHASABAH atau INTROSPEKSI DIRI

Muhasabah adalah masalah yang sangat penting. Melakukan muhasabah atau introspeksi diri merupakan perkara yang sangat besar. Tanpa introspeksi diri, jiwa manusia tidak akan menjadi baik. Barang siapa yang melakukan Introspeksi diri hari ini, niscaya dia akan beroleh keamanan hari esoknya.

Muhasabah atau introspeksi diri dilakukan dengan cara memperhatikan keadaan diri, merenunginya, dan mengenal kelemahan-kelemahan yang ada didalamnya. Introspeksi diri merupakan jalan yang tiada keselamatan kecuali dengan melaluinya. sebagaimana tertulis pada Firman Alloh Q.S. Al-Mujaadilah (58) : 6 yang artinya :
"Pada hari ketika mereka dibangkitkan Alloh semuanya, lalu diberitakan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. Alloh mengumpulkan (mencatat) amal perbuatan itu, padahal mereka telah melupakannya. DAn Alloh maha menyaksikan segala sesuatu".

Muhasabah timbul akibat dari merenungkan beberapa Firman-firman Alloh diantaranya tercantum dalam Q.S. Al-Zalzalah (99) : 6-8 yang artinya ; "Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka balasan pekerjaan mereka. Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sekalipun seberat dzarrah, niscaya dia akan melihat balasannya, dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sekalipun sekalipun seberat dzarrah pun niscaya dia akan melihat balasannya pula".

Muhasabah (introspeksi diri) muncul dari penghayatan Firman Alloh Q.S. ali-Imran (3) : 30 yang artinya : "Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapat segala kebajikan yang telah dikerjakannya, ia ingin kalau kiranya antara ia dan hari itu ada masa yang jauh, dan Alloh memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan Alloh sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya".

Perasan muhasabah juga timbul akibat dari iman akan adanya hari akhir, karena sesungguhnya Alloh akan melakukan hisab/perhitungan trhadap semua mahluk pada hari tersebut. Dan sesungguhnya Alloh telah memperingatkan kita terhadap hari tersebut melalui firman-Nya pada Q.S, Al-Baqarah (2) : 281

Perasan muhasabah juga dapat timbul akibat dari iman kepada asma-asma dan sifat-sifat Alloh SWT, karena sesungguhnya Alloh maha mengawasi, Maha Menguasai, dan Maha Melihat semua yang dilakukan oleh mahluknya, dan sesungguhnya Alloh Maha Menyaksikan semua amal perbuatan kita maupun perbuatan hamba-hamba-Nya. Dan Alloh telah menugaskan kepada kita malaikat-malaikat yang mulia untuk mencatat amal ibadah kita. sebagaimana Firman Alloh SWT pada Q.S. Al-Kahfi (18) :49, yang atinya : "Dan diletakkan kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya dan mereka berkata;'Aduhai celaka kami ! Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yg kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya'; dan mereka dapati apa yg telah mereka kerjakan ada(tertulis), dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun".

Mengintrospeksi diri / muhasabah adalah merupakan jalan yang ditempuh orang-orang beriman yg ingin senantiasa mengingat Alloh, orang-orang beriman yang ingin senantiasa bertaqwa pada Rabbnya, untuk memohon ampun akan dosa-dosanya. Dan menyadari bahwa hawa nafsu itu bahayanya sangat besar, yang dapat menimbulkan penyakit hati, tipu muslihat, kejahan yg sangat menjerumuskan, melakukan keburukan, perbuatan-perbuatanyang tercela. Barang siapa yg membiarkan hawa nafsu menguasai dirinya hingga melampoi batas, maka sesungguhnya pelakunya pada hari kiamat nanti mempunyai tempat dineraka jahanam.

Firman Alloh yang memerintahkan kita untuk mehasabah / mengintrospeksi diri terdapat pada Q.S. Al-Hasyr (59) : 18-19, yang artinya :"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok(akherat), dan bertaqwalah kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Alloh, lalu Alloh menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri".

Muhasabah sebaiknya dimulai dari sedini mungkin, agar kita dapat menjadi orang-orang yang senantiasa bertaqwa dan beriman kepada Allph SWT dengan sebaik-baiknya. Semoga Alloh SWT senantiasa membimbing kita menuju jalan yang diridhoi. Amin (Sumber : Menuju Akhlaq yang Mulia)

Read more..!

Kamis, 04 Juni 2009

KUASA ILLAHI PADA 27 MEI 2006 DI WILAYAH YOGJAKARTA DAN SURAKARTA

Bissmillahirrohmanirrokhim

Alloh mengajarkan manusia sehingga pandai berbicara/komunikasi, mengajarkan pohon-pohon dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Alloh, memberitahukan bahwa semua makhluk akan hancur kecuali Alloh Subhanahu Wa Ta'ala . Alloh selalu dalam kesibukan, seluruh alam merupakan nikmat Alloh terhadap umat manusia, manusia diciptakan dari tanah dan jin diciptakan dari api.

Kalimat tersebut adalah isi pokok dari Surat Ar-Rahman, yang antara lain arti dari beberapa ayatnya berbunyi ; (Tuhan) maha pemurah, Yang telah mengajarkan Al-Qur'an, Dia menciptakan manusia, Mengajarnya pandai bicara, Matahari beredar sesuai dengan perhitungan, dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan tunduk kepada-Nya. Dan Alloh telah meninggikan langit dan dia meletakan Neraca / timbangan keadilan. Supaya kamu (manusia) jangan melampoi batas tentang neraca itu. dan tegakanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. Dan Alloh telah meratakan bumi untuk mahkluknya.

Saya sengaja menampilkan surat Ar-Rahman, karena dari salah satu Firman Alloh tersebut kami dapat menemukan bukti kemurahan dan kasih sayang-Nya. Waktu itu tepatnya hari Sabtu tanggal 27 Mei 2006 kurang lebih jam 06.00 WIB, bumi digoyang dengan kecepatan 5.9 sr. Saya beserta kedua anak kami kebetulan sedang berada di rumah Ibu kami di Klaten. Rencananya hari itu kami kembali ke Jakarta, tapi ternyata Alloh menghendaki lain dengan kuasa-Nya yang ditunjukan pada umat-Nya. Kenapa saya mengatakan mendapatkan kemurahannya, karena pada waktu itu ditengahnya bencana gempa bumi yang yang menghancurkan sebagian wilayah Yogjakarta dan Surakarta, kami (saya,Amie, Arief, Ibunda dan kangmas Udin) kami diselamatkan oleh Alloh Yang Maha Pengasih.

Sebelum peristiwa gempa itu terjadi, kami yang waktu itu berencana kembali ke Jakarta, pagi-pagi sekali sebelum jam 06.00 Arief (Kumis Sakti mengambil gambar Eyangnya yang sudah uzur, dan akhirnya kamipun nimbrung, meminta Ibunda Sri Darmiyatun tuk nyanyi lagu-lagu belanda , jepang juga lagu-lagu tempo dulu (bunda juga saudara2nya suka menyanyi) dan yang akhirnya ditutup dengan do'a oleh bunda juga untuk mengakhiri kejailan dari cucu-cucu dan anak-anaknya. Saya merasakan ini suatu rahmad awal yang tanpa diminta, Bundaku yg sudah uzur dan sekarang sudah hampir mencapai usia satu abad (100 th) pada waktu itu tanpa kami minta tiba-tiba menutub dengan do'a.

Dan kamipun bubar dg kegiatan masing-masing. Anie dan Mas Udin menyapu halaman, Arief mengecas kamera dan melanjutkan apa saya lupa, sedangkan saya sendiri pada waktu itu awalnya ingin dandan, tapi saya urungkan dan tiba-tiba saya ingin membaca surat Ar-Rahman. Belum juga ayat-ayatnya kubaca, tiba-tiba bumi bergoncang sangat dahsatnya. Yang keluar dari mulut saya hanyalah teriakan takbir ALLOH HU AKBAR. Ditengahnya bumi yang bergoncang dengan cepatnya itu, tiba-tiba terlintas bundaku yang tidak mungkin akan bisa menyelamatkan diri dalam kamarnya. Dengan kekuatan yang diberikan oleh Alloh, saya berlari menuju kamar Bunda, dan terhenti tepat didepan pintu kamar. Yang wktu itu bertepatan pula dengan ambruknya lemari pakaian Bunda. Saya hanya bisa bertaqbir dan berteriak memanggil bunda.

Setelah gempa berhenti saya langsung menuju ke Bunda, kupeluk beliau dengan tangisku yang penuh rasa syukur yang telah menyelamatkan bunda, yang diikuti oleh kedua anakku dan kangmasku. Waktu itu yang terlintas dalam pikiran saya Alloh telah menyelamatkan Bunda kami, baru itu. Kami semua tinggalkan kamar Bunda, dan memperhatikan rumah. Astaghfirulloh, ya Alloh Ya Robbi, tembok rumah Bundaku 80 % runtuh. Hanya tembok kamar bundaku yang benar-benar utuh, tak sedikitpun ada retaknya. Subhanalloh.

Dan sayapun segera mengabarkan kepada 7 (tujuh) saudaraku yang lainnya, kalau rumah bunda hancur kena gempa. Ternyata rumah Kangmas mbareb (beliau tinggal di daerah Karangndowo) juga rusak meskipun tidak separah rumah Bunda Syamsul Hadi. Setelah mengabarkan 5 Kangmas/ Mbakyu dan 2 adik, saya langsung mengajak Mas Ahmad Zainudin untuk mengeluarkan Ibu dari kamarnya. ( Mas Udin yang sehari-hari menemani Ibunda sendirian. Karena pada waktu itu beliau belum punya Istri. Alhamdulillah pada bulan Maret 2009 telah dipertemukan jodohnya)

Kami keluarkan salah satu tempat tidur, kami letakan dibawah pohon jambu. Untuk atap kebetulan sekali Mas Udin punya terpal plastik meskipun tidak terlalu lebar namun lumayan. Untuk kiri kanan tempat tidur kubentangkan seprei, yang penting bundaku tidak terlalu kedinginan.

Kemudian kami melanjutkan melihat-lihat keadaan rumah kembali. Subhanalloh ternyata saya banyak banget mendapatkan kemurahan Illahi. Diantaranya,
1. Ditengah bumi bergoncang saya diberikan kekuatan untuk berlari mendekati Ibunda
2. Saya dihentikan langkah saya didepan pintu kamar, sehingga terselamatkan dari jatuhnya almari
3. Tepat dimana saya terhenti depan kamar Bunda, kayu yang ada pada salah satu ujungnya sudah jatuh, sedangkan yang ujung satunya lagi masih berada ditempatnya, yang kebetulan tepat diatas kepala dimana saya sedang berdiri.
4. Subhanalloh kamar bundaku utuh.
5. Alhamdulillah kami selamat
6. Alhamdulillah kami belum kembali ke Jakarta
Baru ada niat tuk membaca Surat Ar-Rahman, namun Alloh telah memberikan kemurahannya, kasih sayangnya. Subhanalloh Maha suci Alloh atas segalanya.

Peristiwa itu telah tiga tahun sudah, namun kemurahan-Nya hingga kini tak pernah berhenti kami rasakan. Trimakasih Ya Alloh telah Engkau berikan kemurahan yang begitu melimpah. Sehingga kami bisa memperbaiki kerusakan-kerusakan rumah Bunda. Trimakasih Ya Alloh, semua terjadi atas kehendak-Mu ya Robb.......



Label: ,

Read more..!

Rabu, 20 Mei 2009

KEUTAMAAN DIAM

Bissmillahirahmanirrahim

Di Plurk saya sudah menuliskan "Keutamaan Diam" sesuai sabda Rosululloh, yang hanya saya tuliskan artinya saja. Saya mohon maaf saya belum bisa menuliskan huruf arab dengan komputer. Kali ini saya ingin menuliskan kembali apa yang pernah saya tuliskan di plurk dengan menambahkan beberapa terjemahan dari sabda Rosululloh. Dengan tulisan ini saya berharap dapat dijadikan cerminan diri, bila menghadapi suatu hal yang tidak sesuai atau bertentangan dengan diri kita. Bila suatu masalah tak kunjung terselesaikan maka pilihan yang terbaik adalah "diam" .

Sebagaimana Rosululloh Sollahu 'Allaihi Wassalam bersabda : "Sholat adalah tiang agama, tetapi diam itu lebih utama, shodaqoh dapat memadamkan murka Rabb, tetapi diam itu lebih utama. Puasa adalah perisai dari siksa neraka, tetapi diam itu lebih utama. Jihat itu puncaknya agama, tetapi diam itu lebih utama".

Dengan menyimak sabda Rosululloh SAW diatas, dapat difahami bahwa "diam" adalah ibadah yang paling utama, karena lebih utama dari ibadah-ibadah yang lainnya. Sebagaimana dapat dilihat dari Sabda Rosululloh SAW yang diriwayatkan Dailami dari Abu Hurairah, yang artinya : "Diam adalah bentuk ibadah yang paling tinggi".

Maksud diam disini adalah diam dari sesuatu yang tidak bermanfaat, baik dalam urusan agama maupun dunia, dan diam dari membalas omongan orang yang mencemooh kita. Diam seperti inilah yang termasuk ibadah yang paling tinggi, sebab kebanyakan kesalahan itu timbul dari lisan. Adapun jika seseorang diam karena dia sendirian tanpa ada orang lain yang memotivasi untuk diam, maka diamnya bukan ibadah (bahkan kalau ngomong sendiri bisa disebut gak normal. hehehe)

Sabda-sada Rosululloh SAW yang lain ;
"Diam itu adalah perhiasan bagi orang yang 'Alim dan selimut bagi orang yang bodoh"
(HR. Abu Syaikh dari Muharriz)
"Diam adalah akhlaq yang paling utama"
(HR. Dailami dari Anas)
"Diam itu mengandung hikmah yang banyak, tetapi sedikit orang yang melakukannya"

Oleh karena itu marilah kita bicara (melalui lisan ataupun tulisan) yang dapat bermafaat dan membahagiakan baik untuk diri kita maupun orang lain. Janganlah sampai kita banyak bicara tanpa guna, dan menjaga lisan kita agar ucapan kita dapat bermanfaat dan membahagiakan orang yang mendengarnya. Supaya kita dapat senantiasa terjaga dari sesutu yang tidak diridhoi Alloh dan dapat melakukan ibadah yang paling utama.

Sabda Rosululloh SAW agar kaumnya dapat mengendalikan diri dari hawa nafsu, yang artinya : "Jihat yang paling utama adalah memerangi hawa nafsu karena Alloh" (HR. Dailami)

Marilah kita berusaha semaksimal mungkin untuk tidak dikendalikan oleh hawa nafsu, kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memerangi hawa nafsu, agar kita menjadi manusia/ umat yang memililiki ibadah yang paling utama dan semoga senantisa mendapatkan Ridho dari Alloh SWT. Amin

Wassalamu'alaikum Warrohmatullahi Wabarrakatuh

Label:

Read more..!

Senin, 18 Mei 2009

Maafkan Saya Plurker....

Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Melalui tulisan ini Bunda mohon maaf kepada semua pengguna alat komunikasi "plurk". Mungkin seharusnya orang yg seusia saya sudah tidak pantas lagi untuk ikut bermain dengan plurk. Bagi saya alat komunikasi ini hanya sekedar bisa mengetahui dunia anak didik saya. Mungkin sebagian besar peserta plurk mengetahui kalau saya adalah seorang guru. Tapi mungkin belum tahu guru mata pelajaran apa dan dimana.

Saya mengajar di salah satu SMP Negeri di Jakarta. Latar belakang pendidikan saya adalah Bimbingan Konseling, yang biasa disebut oleh siswa guru BK/BP. Namun dari awal saya mengajar 20 Juli 1981, Alhamdulillah saya selalu diberi kepercayaan untuk mengajar mata pelaran bahkan sampai 2 mata pelajaran, hal itu masih terus berjalan sampai sekarang. Saya sangat merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Alloh SWT juga Kepala Sekolah yang telah memberikan kesempatan saya untuk mengamalkan ilmu yang saya miliki.

Yang terakhir sekarang saya selain tetap dengan Bimbingan dan Konseling juga diberikan kepercayaan untuk mengajar TIK . Pelajaran TIK ini dulu namanya Ketrampilan Komputer yang termasuk "muatatan lokal (MULOK)", semenjak 2004 masuk pada kurikulum Nasional dan menjadi TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Maka saya merasa sangat bersyukur sekali, diberikan kepercayaan mengajar mata pelajaran tersebut dari mualai masih Ketrampilan Komputer sampai menjadi TIK, mungkin ada sekitar 10 tahun. Meskipun dulu saya tidak pernah belajar Komputer, Alhamdulillah Alloh memberikan ilmu yang saya pelajari hanya dasarnya pada awal mengajar.

Oleh karena itu sampai sekarang saya terus akan belajar dunia informatika ini semampu saya. termasuk saya ikut-ikutan diplurk, YM, FB. jadi alasannya mengapa saya ikut-ikutan didunia Informatika ini. Agar saya bisa meskipun hanya sedikit bisa menjawab pertanyaan anak didik saya.

Disini saya yang paling utama akan Mohon Maaf kepada semua Plurker, karena dengan begitu enteng memanggil "Mbak" atau "Mas" terus terang ini kebiasaan dari kecil. Orang tua kami selalu mendidik anak-anaknya menghargai/menghormati teman-temannya, diantaranya tidak diperbolehkan memanggil nama saja pada teman-teman kami. Mungkin plurker akan mengatakan NORAK, tapi bagi saya itu pendidikan yang bagus. Saya sendiri juga saya turunkan pendidikan itu pada kedua anak kami, meskipun tidak berhasil penuh. Alhamdulillah lumayan.

Dan saya juga mohon maaf bila saya terpaksa harus membatalkan persahatan dalam plurk sebenarnya mungkin hanya masalah sepele, yaitu tampilan-tampilan gambar yang tidak bisa saya terima, karena saya orang kuno masih mersa tabu untuk melihat aurat-aurat yang ditampilkan begitu lugas, kecuali dalam pengetahuan ilmiah. Semoga plurker yang saya batalkan sudi membukakan pintu maaf bagi saya. Maafkan saya, Insya Alloh saya masih ingin menjalin silaturahim melalui alat komunikasi yang lain. Maaf ya plurker........semoga ikhlas memaafkan saya.

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
Read more..!

Senin, 20 April 2009

SUDAHKAH KUKENALILAH ALLOH

Bissmillahirrahmanirrahim

Assalamu'allaikum Warrahmatullahi Wabarrokatuh

Sudahkah aku mengenali Alloh ? inilah pertanyaan yang selalu berkecamuk dalam sanubariku, setelah kubaca sabda Rosululloh SAW dalam sebuah Hadits panjang yang sebagian intinya mengtakan ; "....Peliharalah Alloh niscaya Alloh akan memeliharamu,Kenalillah Alloh saat kamu senang, niscaya Alloh akan mengenalimu saat kamu sedang susah,apabila kamu meminta, mintalah pada Alloh, dan apabila kamu meminta pertolongan,mintalah kepda Alloh."

Ini adalah merupakan sabda Rosululloh kepada umatnya , barang siapa yg mengenal Alloh pada waktu senang, Alloh akan mengenalnya pada waktu susah. Mungkin kita umat manusia sangat mendambakan untuk untuk senantiasa dijaga, dilindungi oleh Alloh. Para Nabi dan para Rosulpun selalu memohon agar Alloh senantiasa memeliha mereka pada saat mereka dalam kesulitan. Karena Alloh akan menolong umatnya yang dalam kesulitan sebagaimana difirmankan dalam Al-Qur'an surah Al-Mu'min ayat 51-52 yang artinya ; "Kami sungguh akan menolong rosul-rosul kami dan orang-orang yang beriman dalam hidup didunia ini, dan hari para saksi tampil ke depan. Yaitu hari yang tidak berguna bagi orang-orang zhalim permintaan maafnya dan bagi merekalah laknat dan bagi merekalah tempat tinggal yang buruk".

Masih banyak firman-firman Alloh, yang menggambarkan perlindungannya kepada umatnya yang mau beriman, yang mau mengenalinya pada saat senang. Hanya Alloh-lah yang melimpahkan kasih sayang kepada umat-Nya. Juga hanya Alloh-lah yang dapat memberikan kesejukan hati bagi umat-Nya.

Sedangkan orang-orang yang tidak mengenal Alloh pada waktu sukanya, maka Alloh tidak akan menolong mereka dalam kesulitannya. Yaitu mereka yang menangguhkan waktunya untuk bersujud kepada-Alloh, hanya untuk memuaskan hawa nafsu, banyak melakukan dosa dan banyak pula melakukan perbuatan-perbuatan keji.

Saya merasa belum bisa memelihara Alloh, mengenali Alloh, aku hanya bisa meminta dan meminta, namun aku belum memberikan trimakasihku, syukurku. Ya Alloh ya Robb, masukanlah kami ke golongan orang-orang yang beriman, golongan orang-orang yang mengenali-Mu ya Robb. Bukan golongan orang-orang yang ingkar pada-Mu ya Alloh.

Ya Alloh, ya Robb bimbinglah kami agar senantiasa mengenang akan Kebesaran-Mu, kasih sayang-Mu. Ya Alloh hanya Engkaulah yang maha pemaaf, selamanya kami berbuat kesalahan Enkau selalu memaafkan, dengan Kebesaran-Mu selalu Engkau berikan maaf kepada orang-orang yang berbuat salah.

Hanya Alloh yang maha mengetahui. Sholawat dan salam tercurahkan pada junjungan kita nabi Muhammad SAW beserta keluarganya dan sahabat-sahabatnya.

Wassalamu'allaikum warrahmatullahi Wabarrakatuh
Read more..!

Minggu, 22 Maret 2009

WAKTU MENURUTKU

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam kehidupan selalu diiringi dengan pergantian detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, siang berganti malam dan seterusnya, mengiringi berbutarnya bumi mengelilingi matahari. Semua itu disebut waktu. Ada falsafah yang mengatakan bahwa waktu adalah uang, karena waku itu memang sangat berharga, mungkin tak bisa dinilai dengan uang karena sangat berharganya.

Manusia yang diciptakan oleh Alloh untuk ibadah untuk memelihara waktunya, serta diciptakan untuk mengemban risalah yang benar. Manusia yang mestinya dapat melihat dirinya dalam menggunakan waktunya, untuk apa waktu dihabiskan setiap saat

Namun saya pribadi kadang merasa ngeri bila mengingat beberapa firman Alloh yang menganjurkan pada umatnya untuk senantiasa mengingat waktu, karena saya merasa belum dapat melaksanakan. Juga sabda Rosululloh yang isinya: "Gunakankanlah lima perkara sebelum lima perkara lainnya ; gunakan masa mudamu sebelum masa tuamu, masa hidupmu sebelum masa matimu, gunakan waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu, gunakan waktu kayamu sebelum masa miskinmu".

Ya Alloh ampunkan hambamu ini yang belum bisa menggunakan waktu sebaik-baiknya. Saya masih sangat banyak kekurangan dalam mengatur dan menggunakan waktu dengan baik. Masih banyak sekali hal-hal yang tidak penting aku dahulukan dari pada untuk beribadah kepadaMu Ya Rob. Masih banyak waktu yang aku gunakan yang tidak sesuai dengan pengaturan waktu yang digunakan. Dengan alasan-alasan yang senantiasa tuk membela diri, karena kutakdapat menggunan waktu dengan benar. Namun Engkau maha Tahu Ya Alloh, apa yang saya lakukan.
Mungkin usahaku belum maksimal dalam memanfaatkan waktu dengan benar

Namun saya berharap Ya Alloh agar kami MahlukMu ini dapat menggunakan waktu ini dengan baik. Dapat memanfatkan masa mudanya untuk terus mengembangkan Ilmu dan senantisa sujud padaMu Ya Alloh. Dapat menggunakan masa hidupnya untuk senantiasa melakukan kebaikan-kebaikan yang Enkau ridhoi ya Robbi. Menggunakan waktu luang untuk dapat melihat pada diri sendiri, agar dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang belum terpenuhi dan berusaha untuk memperbaiki. Menjaga senantiasa kesehatannya dari segala penyakit dengan tidak lupa senantiasa memohon perlindunganMu. Dan dapat membelanjakan serta memelihara hartanya dijalan yang Engkau ridhoi, Ya Alloh.

Ya...itulah fakta bahwa saya belum bisa melaksanakan waktu dengan baik. Kuharap saudara-saudaraku mahluk Alloh sudah dapat menggunakan waktu dengan baik. Amin





Label:

Read more..!

Senin, 09 Maret 2009

Guru.......

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Guru...? Di kehidupan masyarakat masih dilihat dengan sebelah mata. Masih dianggap suatu profesi yang dianggap masih rendah. Hal ini saya alami sendiri secara tidak sengaja pada beberapa kali di suatu peristiwa.

Saya sendiri seorang guru, meskipun ini bukan suatu cita-cita saya. Dulu pernah sayadiarahkan oleh seorang Guru kami masa di SMA untuk memasuki sekolah keguruan. Tapi waktu itu saya menolak, karena merasa tidak sanggup untuk menjadi seorang guru. Pada saat itu saya beranggapan bahwa tugas guru itu sangat berat, yang tidak dapat saya lakukan. Sayapun tidak merintis untuk menjadi seorang guru, meskipun dari kecil saya senang mengajarkan sesuatu pada teman-teman yang aku bisa. Keinginan yang ada dalam diri saya dulu adalah bekerja dalam bidang sosial yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Tapi pekerjaan dibidang apa aku nggak tahu dan aku tidak pernah menanyakan kepada kakak-kakaku, yang juga ada beberapa orang menjadi guru.

Awal mulanya saya jadi guru, suatu hari saya dimintai tolong oleh salah satu teman guru dari kakak saya untuk mengajarkan salah satu mata pelajaran yang kebetulan gurunya belum ada. Pada waktu itu saya katakan, "apakah saya bisa Pak " beliau mengatakan "Insya Alloh bisa" dan akhirnya aku lakukan, hingga saat ini masih aku jalani. Dan ternyata aku bisa mengendalikan sifat galakku pada murid-muridku. Untuk mengajar ? Wallohua'lam hanya Alloh Subhanahu Wata'ala yang tahu.

Kenapa saya mengatakan bahwa guru dianggap sebagai profesi yang rendah dimata masyarakat, karena hal itu pernah aku alamisendiri secara tidak sengaja. Pada saat itu kebetulan kami sedang duduk dalam suatu acara, ada beberapa kelompok ibu-ibu yang sedang membicarakan seseorang yang berprofesi sebagai guru, saya hanya bisa berucap lahaulawallakuata illa billah dan ightifar dalam hati. Hal itu tidak hanya sekali atau dua kali tapi sering kali.

Yang tidak bisa menahan emosiku, pada saat saya sedang berobat gigi, mendengar percakapan dokter gigi dengan perawatnya yang membicarakan profesi guru dengan cekikikan dan sangat merendahkannya. Disaat itu saya yang sedang dalam proses pengobatan mendengarkan sampai proses pengobatan selesai, kemudian saya tanyakan pada sang dokter " apakah dia menjadi dokter tidak melalui proses sekolah ? dan apakah mulai dari TK / SD sampai dengan menjadi dokter tidak ada keterlibatan guru ?" beliau malah balik bertanya " Ibu seorang Guru ? Saya jawab " Ya saya seorang Guru " dan beliau minta maaf.

Saya mengakui soal materi kami memang kalah, tapi kami hanya bisa berharap untuk tidak merendahkan profesi kami, dapat dengan mata hati hati yang suci. Dimata Alloh, Insya Alloh profesi kami tinggi.
Saya bersyukur dan berterimakasih sekali pada Alloh yang senantiasa menambah rizki kami, mengabulkan niat baik kami. Juga saya sangat berterimakasih sekali pada suami juga kedua buah hatiku serta Andri Nawawi yang selalu memberikan dorongan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif.

Saya berharap semoga saudaraku sesama guru dapat senantiasa memberikan citra yang senantiasa baik di masyarakat. Amin yaRobbal'alamin.




Read more..!


Tinggalkan Pesan